Cara menghitung listrik 3 phase adalah dengan rumus V x I x 1.732 x PF/1000 = KW. V adalah tegangan listrik, I adalah besarnya arus listrik, 1.732 adalah angka konstanta, PF adalah faktor daya, dan KW adalah daya listrik. Dalam tabel berikut, terdapat informasi tentang listrik 3 phase:
Baca Cepatshow. Pengertian MCB 3 Phase. Beberapa Ukuran MCB 3 Phase. Cara Memilih Ukuran MCB 3 Phase. 1. Hitung Daya Total Peralatan Listrik. 2. Pertimbangkan Jumlah Peralatan Listrik. 3. Perhatikan Jenis Peralatan Listrik. 4. Gunakan Konsultasi Ahli. 5. Perhatikan Standar Keselamatan. FAQ. Kesimpulan dan Saran. Pengertian MCB 3 Phase .
1. Tentukan Jumlah Beban Listrik. Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menentukan jumlah beban listrik yang akan dihubungkan ke instalasi listrik. Beban listrik bisa berupa lampu, kipas angin, AC, komputer, dan sebagainya. Hitunglah daya masing-masing beban listrik dengan rumus: Daya = Tegangan x Arus.
Misalnya jika sudah diketahui tegangan volt sebesar 230V dan daya 460 watt, maka angka ampere adalah 2. Hasil dari watt : volt atau 460 : 230. Besaran Ampere (A) yang tertera pada MCB menggambarkan batas maksimal dari tegangan yang dipakai pada jaringan listrik di Indonesia yaitu 220 Volt.
Macam macam ukuran MCB 1 phase dan 3 phase. MCB 1 fasa dan 3 fasa mempunyai macam ukuran yang sama, yaitu : 2A,4A, 6A, 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 56A, 60A, 63A, 75A, 80A, 100A. Sedangkan jika kita ingin. menentukan besar MCB yang akan dipasang bisa dengan cara di bawah ini :
Sebuah motor listrik mempunyai spesifikasi sebagai berikut: tegangan 380 VAC 3 fase, frekuensi 50 Hz, rpm 1500, cos φ 0,8, daya 22 kW. Berapakah HP motor tersebut dan hitung arus yang akan mengalir? Jawab: 1HP = 0,746 kW = 0,75 kW. --> 22 kW / 0,75 kW x 1 HP = 29,33 HP. --> 22 kW ≈ 30 HP. :pin: HP atau daya motor tersebut adalah 30 HP.
.
menentukan mcb 3 phase